Selasa, 19 Maret 2013

gimana sih cara ndapetin PET GLOVE di Rune Factory 2?

cara petting
 on Cara M. Pet Sitter in Montgomery, IL 60538. Looking for work as a ...
cara petting image



Whats My N


gimana sih cara ndapetin pet glove di rune factory 2??? katanya ndapetinya dari misinya cecilia

trus ndapetin event itu kapan musim apa? tahun ke berapa?hari apa....????plis penting bgt!!



Answer
Yo...

misi di RF itu nggak ditentuin sama waktu, bisa aja 1 hari lo bisa nyelesain 5-6 request dari character yang berbeda....

buat dapetin pet glove itu emang misi dari Cecilia yang pertama, musimnya kapan aja, tahun pertama juga bisa, caranya lo musti berteman dulu sama Cecilia, kalo udah tungguin aja sampe ada request dari Cecilia di request board, kayak kata user diatas, misinya tuh nyari ruby...

kalo udah dapet, Pet Glove nanti disuruh ke tempat Byron buat ngebuat Barn, ngebutuhin 50 kayu sama 5000G, nanti setelah beberapa hari bakalan ada Barn, terus baru dah lo bisa taming monster....

misi dari Cecilia yang lain juga buat ngedapetin brush buat nyikat semua monster lo....

Masalah cara ngevolutionin pet di SEAL Online Indonesia ...help?




Achmad Dan


Q punya masalah ama cara Ngevolution pet seed ni
- Level : Nameless
barangnya :
- log
- vegetable oil
- pea
- radiah
- leaf
- dyas
- flower cactus
- kidney bean
- stem of radish
- pea shell

ap yang salah y .... coba dikasih Solusi



Answer
Coba di cek disini..

http://sealonline.wikia.com/wiki/Seed

Smoga membantu ^.^



Powered By Info Bermanfaat
Update Forex 2013
Artikel Ekonomi

Read More →

Kamis, 08 Maret 2012

NFP- Non Farm Payrol- bulan maret 2012

data prediksi non farm payrol
Jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi awal untuk tunjangan pengangguran terus menurun dengan rata-rata bergerak mengikuti jalur yang sama. Namun meskipun kemajuan yang sedang berlangsung di tingkat pasar kerja terjai,  Pengangguran diperkirakan akan tetap meningkat pada 2012. Kenaikan kecil untuk 352.000 diperkirakan terjadi pada data kali ini.

sementara data terakhir menunjukan  Produktivitas pekerja AS pada kuartal keempat meningkat sedikit melampaui yang dilaporkan sebelumnya tetapi biaya tenaga kerja tumbuh lebih cepat daripada hasil laporan pertama setelah pertumbuhan ekonomi pada periode itu mencapai level tertinggi di tahun tersebut.
Produktivitas bisnis non pertanian tumbuh 0,9 persen pada bulan Oktober hingga Desember, mengalami revisi kenaikan dari estimasi kenaikan sebelumnya sebesar 0,7 persen, Departemen Tenaga Kerja Rabu mengatakan.
Satuan biaya tenaga kerja naik pada tingkat tahunan 2,8 persen pada kuartal keempat, mengalami revisi kenaikan dari peningkatan yang dilaporkan sebelumnya 1,2 persen. Para ekonom memperkirakan data revisi masih sama dengan hasil awal.
Pada kuartal ketiga tahun 2011, produktivitas, output per jam dari seluruh pekerja, tumbuh 1,8 persen dan biaya naik 3,9 persen, menurut data baru. Biaya tenaga kerja lebih tinggi dari perkiraan awal karena kompensasi tumbuh lebih cepat dari produktivitas pada kuartal tersebut.
Produktivitas kuartal keempat lebih tinggi disebabkan output mengalai revisi kenaikan, dikombinasikan dengan revisi penurunan pada jam kerja, Departemen Tenaga Kerja mengatakan.
Data Tenaga Kerja menunjukkan output bisnis non pertanian naik 3,7 persen pada kuartal keempat, meningkat naik dari 3,6 persen di laporan awal.
Jam kerja meningkat sebesar 2,7 persen selama Oktober hingga Desember, turun dari ukuran awal yakni 2,9 persen

Data Non-Farm Employment AS adalah data yang mengukur Perubahan  jumlah orang yang dipekerjakan. Namun data ini tidak termasuk pekerja yang bergerak dibidang  industri pertanian. Angka yang lebih tinggi dari perkiraan pasar adalah bullish untuk dolar.

Penciptaan lapangan kerja merupakan salah satu indikator utama yang paling penting dari kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Dengan demikian, publikasi data ketenagakerjaan, seperti Perubahan Pekerjaan Non-Farm, yang sangat diantisipasi oleh pasar, dan pengurangan pekerjaan dapat mengubah arah dolar AS. Namun data ini ini perlu di perhatikan dengan cermat Karena pada kenyataannya bisa meleset akibat perubahan yang tidak diduga.

Pada bulan Februari, indikator naik ke 243K.  data ini merupakan data  terbaik sejak Mei 2011. Prediksi pasar untuk bulan Maret adalah  lebih rendah, dengan perkiraan di  208K.

Analisa dan Sentimen Pasar

utang Yunani belum berakhir.  Ada  kecurigaan bahkan dugaan   Yunani tidak akan pernah mendapatkan dana talangan yang dijanjikan. Ada kemungkinan justru default dan kebangkrutan Yunani akan diumumkan  pada tanggal 23 Maret. Karena Kekhawatiran atas utang Yunani ini bisa  terus membebani pada euro.  sentimen adalah bearish pada EUR / USD menuju rilis data ini.

Resistance dan Support

R3 : 1,3437
R2 : 1,3333
R1 : 1,3280
PP : 1,3212
S1 : 1,3150
S2 : 1,3050
S3 : 1,3000

manfaatkanlah teknik jebakan batman dengan bijak atau alangkah baiknya jangan bertrading saja mengingat pergerakan besok sekitar 200 pip

Read More →

Sabtu, 03 Maret 2012

Rahasia sukses Grafik Candlestick

Kamus Candlestick dan Penerapannya di Real Market

Hammer / Umbrela

Pola Hammer terbentuk dengan formasi nilai harga penutupannya, berada di atas nilai harga pembukanya atau jauh di atas harga terendahnya, biasanya terdapat ekor yang panjang di bawah body dari candlesticknya dan ukuran panjang ekor rata-rata 2 kali lebih panjang dari body candlenya.


Pola Hammer biasanya terbentuk di dasar pergerakan downtrend yang sedang terjadi, pola ini mencerminkan semakin berkurangnya kekuatan dari trader penjual yang hendak menekan harga pasar, sementara para trader pembeli berbalik mendorong nilai harga ke atas hingga akhirnya nilai harganya ditutup di atas dari nilai harga pembukanya atau jauh di atas nilai harga terendahnya.



Pola ini memberikan sinyal pembalik hara trend yang kuar (reversal).

Hanging Man


Sementara Candlestick dengan bentuk yang sama namun terletak di puncak dari pergerakan ke atas sebuah trand di namakan pola Hanging man, bentuknya seperti orang gantung diri.

pola hanging man juga memberi signal pembalikan arah trend yang kuat (reversal) dari sebuah trend yang bergerak naik.
Terbentuknya pola hanging man menunjukan bahwa kemungkinan pergerakan naik sebuah trend telah mencapai puncaknya, dan kekuatan dari trader pembeli mulai berkurang.



Shooting Start


Pola shooting star merupakan bentuk candlestick yang mirip dengan hammer, namun gambarnya terbalik ke bawah, ekornya di atas panjang badannya di bawah.

Pola ini biasanya terbentuk di atas pergerakan up trend yang sedang terjadi dan mencerminkan kenaikan nilai harga pasar, namun trader penjual berbalik menekan harga kebawah.

Pola shooting star juga merupakan sinyal awal pembalikan arah tren yang kuat, dari sebuah trend yang bergerak naik, dan seperti halnya hanging man, pola shooting star juga membutuhkan konfirmasi candle berikutnya sebelum kita berniat melepas posisi kita

Inverted Hammer


Pola inverted Hammer, merupakan bentuk candlestick kebalikan dari shooting star, namun bedanya posisi di bawah dari pergerakan sebuat down trend. Pola ini memberikan indikasi akan tanda-tandk awal untuk bullish

Pola ini biasanya terbentuk di bawah pergerakan down trend yang sedang terjadi dalam sebuah periode waktu.

Walaupun mengindikasikan tanda-tanda untuk bullish, pola inverted hammer juga membutuhkan konfirmasi pada candle berikutnya sebelum kita berniat membuka posisi.

Spinning Tops


Sebuah pola spinning tops dalam analisa untuk mengartikannya tidaklah perlu melihat warnanya baik itu putih maupun hitam. Dalam analisa teknikal, warnanya tidaklah sepenting letak posisinya.

Pola ini mengindikasikan ketidakpastian arah dari pasar untuk menentukan pergerakan arah selanjutnya, sehingga dapat di katakana bahwa pola spinning tops merupakan pola yang netral. Namun letak posisi pola spinning tops dapat memberikan arti lebih dalam bagi kita, karena pola ini dapat menjadi bagian dari trend yang sedang berlanjut/continuation pattern.

Jika pola spinning tops terlihat setelah pergerakan ke atas yang kuat (strong rally), maka kemungkinan dapat menjadi tanda-tanda untuk berbalik menjadi pergerakan ke bawah, begitu juga sebaliknya.

Gravestone Doji Star


Pola gravestone doji star (batu kuburan) terbentuk dengan menyerupai huruf “T” terbalik. Pola ini menunjukan bahwa nilai harga pembukaan, dan nilai harga penutupan, serta nilai harga terendahnya berada pada nilai yang sama.

Pola ini juga mempunyai ekor atas yang panjang yang mana menunjukan bahwa nilai harganya sempat diangkat naik ke atas oleh trader pembeli, namun saat penutupan oleh trader penjual nilai harga tersebut ditekan ke bawah hingga di tutup kembali pada nilai harga pembukaannya

Seperti umumnya semua makna dari doji star, pola dari gravestone doji star dapat di artikan sebagai sinyal pembalik yang kuat ataupun pola kelanjutan dari sebuah pergerakan pasar.

Bila polanya di atas pergerakan akan down trend

Bila polanya di bawah pergerakan akan up trend

Long Legged Doji


Pola Long Legged Doji adalah ketidakpastian dari pasar untuk menentukan arah

seperti halnya pola candlestick doji lainnya, long legged doji dapat di artikan sebagai signal pembalik/reversal ataupun pola kelanjutan/continuation

hal terpenting untuk mendefinisikan long legged doji adalah posisi dimana pola long legged doji ini terbentuk.

Jika Long Legged Doji terbentuk di puncak dari sebuah up trend, maka dapat di artikan sebagai signal awal untuk pembalikan ke down trend

Jika Lolng Legged Doji terbentuk di bawah dari sebuah down trend, maka dapat di artikan sebagai signal awal bagi market untuk terjadi pembalikan ke up trend
Dragon Fly Doji


Pola candlestick yang terbentuk huruf "T" ini terbentuk jika nilai harga pembuka, nilau harga tertinggi dan nilai harga penutupnya sama.

Pola Dragon FLy Doji sama dengan pola-pola candlestick doji lainnya, dimana dapat diartikan sebagai permulaan dari pola pembalik ataupun pola kelanjutan dari sebuah trend.

Letak posisinya lah yang paling menentukan sebagai keputusan, Jika Dragon fly doji terbentuk di puncak dari sebuah pola kecenderungan up tred, maka di artikan sebagai signal pembalik down trend.

sebaliknya bila dragon fly doji terbentuk dari dasar sebuah down trend maka dapat diartikan sebagai sebuah signyal pembalik bagi market untuk up trend

Bullish Engulfing



BULLISH ENGULFING PATTERN

Tipe: Reversal (Pergantian Trend)
Waktu: Bearish Trend (Trend turun)
Tingkat kebenaran: Sedang
Konfirmasi: Disarankan menunggu candle sesudahnya

Definisi:
Bullish Engulfing pattern adalah pola yang dicirikan dengan tubuh candle pertama berada didalam candle ke-2, yang cenderung muncul waktu trend turun. Candle pertama tidak harus benar-benar berada didalam candle ke-2.
Bearish Engulfing

Terbentuk berdasarkan 2 candlestick

Pola ini biasanya diidentifikasikan sebagai pola pembalik dari up trend dengan dua warna berbeda pada tubuh candlestick yang solid.

dalam tampilan candlesticknya terlihat jelas yang warna hitam memeluk yang warna putih, dalam pola ini, ekor atas maupun bawah tidaklah terlalu penting untuk di perhatikan.



seperti halnya bullish engulfing, dalam menentukan pola ini kita harus memperhatikan sebuah pola kecenderungan untuk uptrend yang sedang berlangsung dan pada puncak pola tersebut terdapat candlestick putih yang terbentuk, kemudian candlestick lain muncul berwarna hitam yang meliputi seluruh tubuh candlestick putih tersebut, jadi seakan-akan putihnya tertutup hitam, perhatikan gambar di atas...

berdasarkan pengalaman dan data dari chart, pola bearish engulfing juga merupakan salah satu pola bearish yang paling solid, dari semua pola pembalikan bearish.

hal ini dapat di artikan bahwa minat dan daya jual trader penjualan saat itu sangat kuat, meskipun di buka di nilai harga pembukanya yang lebih tinggi dari pada nilai harga penutup di hari pertama, namun trader penjual dapat menentukan nilai harga ke bawah dan di tutup bahkan lebih rendah daripada nilai harga pembuka dari cendle pertama.


Bullish Harami


Pola Bullish Harami merupakan bentuk candlestick ganda yang mengidentifikasikan pola pembalikan dari downtrend menjadi uptrend , "Harami" berasal dari bahasa jepang, yang artinya adalah "Hamil", Lucu yah ko hamil???
karna Pola candlesticknya mirip seperti ibu" hamil.

Pola Bullish Harami terbentuk dengan sebuah candle hitam yang panjang lalu disusul terbentuknya candlestick putih di sampingnya yang menyerupai perut dalam tubuh hitam tersebut, jadi mirip ibu hamil kan...

Pola Bullish Harami juga bisa di artikan sebagai pola ketidakpastian, dimana trader penjual yang memulai mengurangi transaksinya untuk menekankan pasar dengan terbentuknya candle putih kecil yang merefleksasikan ketidakpastian arah di candle keduanya.


Biasanya Bullish Harami ditentukan terbentuknya pada dasar dari sebuah pola kecenderungan down trend, dan ini merupakan signal kemungkinan untuk pembalikan arah dari trend.


Bearish Harami


Kebalikan dari bullish harami, maka pola Bearish Harami merupakan bentuk candlestick ganda yang mengindikasikan pola pembalikan dari kecenderungan up trend untuk berbalik menjadi turun.

pola Bearish Harami terbentuk dengan sebuah candle putih yang panjang lalu muncul candlestick hitam kecil disampingnya yang merupakan perut dalam tubuh candle putih tersebut. pola Bearish Harami juga bisa di artikan sebagai pola ketidakpastian, dimana trader pembeli mulai mengurangi transaksinya untuk mengangkat kenaikan harga pasar, hal ini tercermin dari terbentuknya candle hitam yang kecil yang mana merupakan cermin ketidakpastian arah di hari keduanya.

biasanya Bearish Harami di temukan terbentuk pada puncak dari sebuah pola uptrend dan ini merupakan signal kemungkinan pembalikan arah dari trend.


Bullish Harami Cross


Pola Bullish Harami Cross merupakan bentuk candlestick ganda yang dapat di artikan sama dengan bullish harami perbedaannya hanya pada candle 2nya yang membentuk tanda + seperti doji.

Pola Bullish Harami Cross terbentuk dengan candle hitam yang panjang dan kemudian terbentuk candle doji di sampingnya, yang menyerupai tanda palang merah atau tanda +.

Pola Bullish Harami Cross juga bisa di artikan sebagai pola ketidakpastian di mana trader penjual mulai mengurangi transaksinya untuk menekan pasar. disusul kemudian terbentuk candle doji yang kecil yang merefleksikan ketidakpastian arah.

biasanay Bullish Harami Cross di temukan pada chart Down trend ini merupakan signal awal untuk pembalikan arah dari trend.

Bearish Harami Cross

Kebalikan dari bullish harami cross, pola Bearish Harami Cross merupakan bentuk candlestick ganda yang mengidikasikan pola pembalikan dari sebuah up trend untuk berbalik menjadi down trend, pola Bearish Harami Cross merupakan candlestick ganda yang dapat di artikan sama dengan bearish harami, perbedaannya hanya candle keduanya membentuk doji +.


pola Bearish Harami Cross terbentuk dengan sebuah candle putih yang panjang kemudian keluar candle doji di sampingnya.

pola Bearish Harami Cross juga bisa di artikan sebagai pola ketidakpastian, kronologinya di mana trader pembeli mulai mengurangi transaksinya untuk membeli, dan kemudian terbentuk candle doji yang kecil yang merefleksikan ketidakpastian arah.

Piercing Line

Pola Piercing Line merupakan bentuk candlestick ganda yang terjadi dalam 2 hari. pola Piercing Line ini biasanya diidentifikasikan sebagai pola pembalik dari down trend dengan dua warna yang berbeda pada tubuh candlesticknya.


Piercing Line artinay menindik seperti anting-anting, dalam gambar terlihat candle 2 yang berwarna putih menindik ke bawah ke candle yang berwarna hitam.

dalam mengidentifikasi Piercing Line, sebuah pola kecenderungan downtrend sedang berlangsung.

candle pertama yang berwarna hitam mencerminkan penurunan yang sedang berlangsung dari trend turun, namun meskipun terjadi penurunan yang berlanjut ( hal ini tercermin dari harga pembukanya yang lebih rendah), tapi kekuatan bull pembeli tiba-tiba mengangkat harga pasar hingga di tutup melewati tengah dari body candle pertama.

pola Piercing Line merupakan kemungkinan pembalik dari down trend menjadi up trend, dan di butuhkan konfirmasi lebih lanjut sebelum memutuskan untuk open posisi.

keputusan untuk membuka op posisi Buy hanya jika candle berikutnya mengkonfirmasikan dengan nilai harga penutuo yang di tutup lebih tinggi dari pada candle pertama dan ke dua, jika candle berikutnya tidak mengkonfirmasikan signal pembalik, maka akan kemungkinan besar trend akan lanjut turun..




Dark Cloud


Pola Dark Cloud juga merupakan bentuk candlestick ganda, pola Dark Cloud ini biasanya diidentifikasi sebagai pola pembalik dari up trend dengan dua warna yang berbeda pada tubuh candlestick yang solid.

Dark Cloud artinya awan hitam layaknya langit yang mendung dalam tampilan candle-nya terlihat di mana candle ke 2 nya yang berwarna hitam seolah-olah menjadi awan hitam yang membentang cendle pertama yang putih, dalam mengindetifikasi Dark Cloud, sebuah pola kecenderungan up trend sedang berlangsung.

Candle pertama yang berwarna putih mencerminkan kenaikan harga yang sedang berlangsung dari sebuah pola up trend yang sedang terjadi..

kemudian di candle ke dua meskipun masih berlanjut ( terlihat dari pergerakan harga pembukanya yang lebih tinggi), kekuatan bearlish penjual tiba-tiba menekan kenaikan nilai harga pasar hingga di tutup lebih rendah dari nilai harga penutupan candle pertam.

pola Dark Cloud merupakan kemungkinan pembalik dari up trend menjadi down trend, namun juga di perlukan konfirmasi lebih lanjut sebelum kita buka posisi sell.

keputusan untuk menjual jika hanya candle berikutnya mengkonfirmasikan dengan nilai penutupan yang di tutup lebih rendah dari pada nilai harga terendah dari candle pertama dan ke dua. jika candle berikutnya tidak mengkonfirmasikan sinyal pembalik trend, maka kemungkinan besar kecenderungan up trend akan berlanjut

Homing Pigeon


pola Homing Pigeon merupakan bentuk candlestick ganda, pola Homing Pigeon ini biasanya diidentifikasikan sebagai pola bullish dari pembalikan down trend.

Homing Pigeon terbentuk dari sepasang atau 2 candle berwarna hitam yang biasanya di temukan pada dasar dari sebuah pola downtrend yang sedang berlangsung.

mirip dengan bentuk bullish harami, bentuk candle yang ke dua biasanya lebih kecil dan berada di samping tubuh dari candle yang pertama, hanya saja pada pola Homing Pigeon ke dua candlenya berwarna hitam.

dalam mengidentifikasikan Homing Pigeon juga mirip dengan bulis harami yaitu ketidakpastian akan arah pasar. namun setelah pola down trend, terbentuk pola ini pada dasar trend tersebut menjadi signal awal akan terjadi pola pembalikan.

Homing Pigeon merupakan kemungkinan pembalikan dari down trend menjadi up trend, dan tetap membutuhkan konfirmasi lebih lanjut sebelum anda memutuskan untuk open posisi.

keputusan untuk membeli hanya jika candle berikutnya mengkonfirmasikan dengan nilai harga penutup yang di tutup lebih tinggi dari pada candle pertama dan kedua.

juka candle berikutnya tidak mengkonfirmasikan signal pembalikan trend, maka kemungkinan besar pola down trend akan terus berlanjut
Bearish Homing Pigeon

Pola Bearish Homing Pigeon merupakan bentuk candlestick ganda, pola Bearish Homing Pigeon ini biasanya diidentifikasikan sebagai pola bearish dari pembalikan up trend menjadi down trend.

Bearish Homing Pigeon terbentuka dari sepasang atau 2 candle berwarna putih yang biasanay di temukan pada puncak dari sebuah pola kecenderungan up trend yang sedang berlangsung.

mirip dengan bentuk Bearish harami, bentuk candle yang ke dua biasanya lebih kecil dan berada di samping tubuh dari candle yang pertama hanya saja pada pola bearish homing pigeon, kedua candlenya berwarna putih.

dalam mengindetifikasikan Bearish Homing Pigeon, juga mirip dengan bearish harami yaitu sebuah pola ketidakpastian akan arah pasar.

namun setelah pola up trend, terbentuk pola ini pada puncak trend tersebut dapat menjadi signal akan terjadi pola pembalikan, namun di butuhkan konfirmasi lebih lanjut sebelum anda memutuskan untuk membuka posisi sell.

keputusan untuk menjual hanya jika candlel berikutnya mengkonfirmasikan dengan nilai harga penutupan yang di tutup lebih rendah dari pada candle pertama dan ke dua, jika candle berikutnya tidak mengkonfirmasikan signal pembalikan trend, maka kemungkinan besar pola up trend akan terus berlanjut.


Pola ini merupakan bentuk candlestick ganda yang terbentuk dari sepasang atau 2 candle berwarna (hitam dan putih) yang biasanya ditemukan pada dasar dari sebuah pola kecenderungan turun yang sedang berlangsung.

Mirip dengan bullish harami, candle pertama berwarna hitam diikuti bentuk candle yang ke dua (putih) biasanya lebih kecil dan berada di samping body dari candle yang pertama, hanya saja pada pola ini candle keduanya dapat berbentuk doji yang berekor.

Pola candlestick tweezers bottom biasanya membentuk nilai harga terendah yang sama dan merupakan kemungkinan pembalikan yang membutuhkan konfirmasi lebih lanjut sebelum anda memutuskan masuk ke pasar.
Dalam mengidentifikasi pola ini, paling penting adalah memperhatikan harga tertinggi dan terendahnya. Body candle bukanlah perhatian utama, dan tweezers bottom dapat terdiri lebih dari 2 candle.

Keputusan untuk membeli hanya jika candle berikutnya mengkonfirmasi dengan nilai harga penutupan yang ditutup lebih tinggi daripada candle pertama dan ke dua. Jika tidak maka kemungkinan besar kecenderungan turun akan terus berlanjut.


Tweezers Top



Pola ini merupakan bentuk candlestick ganda yang terbentuk dari sepasang atau 2 candle berwarna (putih dan hitam) yang biasanya ditemukan pada puncak dari sebuah pola kecenderungan naik yang sedang berlangsung.

Mirip dengan bearish harami, candle pertama berwarna putih diikuti bentuk candle yang ke dua (hitam) biasanya lebih kecil dan berada di samping body dari candle yang pertama, hanya saja pada pola ini candle keduanya dapat berbentuk doji yang berekor.

Pola candlestick tweezers top biasanya membentuk nilai harga tertinggi yang sama dan merupakan kemungkinan pembalikan yang membutuhkan konfirmasi lebih lanjut sebelum anda memutuskan masuk ke pasar.
Dalam mengidentifikasi pola ini, paling penting adalah memperhatikan harga tertinggi dan terendahnya. Body candle bukanlah perhatian utama, dan tweezers top dapat terdiri lebih dari 2 candle.

Keputusan untuk open sell hanya jika candle berikutnya mengkonfirmasi dengan nilai harga penutupan yang ditutup lebih rendah daripada candle pertama dan ke dua. Jika tidak maka kemungkinan besar kecenderungan naik akan terus berlanjut.

Abandoned Baby
posisi bawah


Abandoned Baby pada posisi bawah


Pola Abandoned Baby, merupakan bentuk candlestick 3 batang yang dapat di artikan sama dengan morning doji star. tanda + (Doji star) muncul pada pola ini mirip dengan bayi yang di tinggalkan sendiri di bawah/diatas sebuah pola.

Pola abandoned baby pada posisi di bawah terbentuk dengan sebuah candle hitam yang panjang pada hari pertama, dan kemudian di hari ke 2 candlestick doji di sampingnya yang menyerupai tanda palang merah atau tanda + namun candle sebelumnya. klemudian pada hari ke tiga, terbentuk sebuah candlestick putih yang juga membuat celah/gap di atas candle doji tersebut.

pola Abandoned Baby juga bisa di artikan pola pembalik trend di mana trader penjual terlihat memulai mengurangi transaksinya untuk menekan pasar, terbentuknya candle ke duanya. kemudian dilanjuti dengan serangan balik dari trader pembeli pada candle berikutnya untuk mengangkat nilai harga pasar.

biasanya pola Abandoned Baby di tremukan terbentuk pada dasar dari sebuah pola kecenderungan turun dan ini merupakan sinyal awal kemungkinan untuk pembalik arah

Abandoned Baby pada posisi di atas


Pola Abandoned Baby juga dapat di temukan di atas sebuah trend, merupakan bentuk candlestick 3 batang yang dapat di artikan sama dengan morning doji star. tanda + (Doji star) muncul pada pola ini mirip dengan bayi yang di tinggalkan sendiri di bawah/diatas sebuah pola.

Pola abandoned baby pada posisi di atas terbentuk dengan sebuah candle putih yang panjang pada candle pertama, dan kemudian di hari ke 2 candlestick doji di sampingnya yang menyerupai tanda palang merah atau tanda + namun candle sebelumnya. klemudian pada candlr ke tiga, tentunya candle doji terbentuk dengan gap ke atas daripada candle sebelumnya.

kemudian muncul candle ketiga berwarna hitam yang juga membuat celah gap di bawah candlke doji tersebut.

pola Abandoned Baby juga bisa di artikan pola pembalik trend di mana trader pembeli terlihat memulai mengurangi transaksinya untuk mengangkat pasar, terbentuknya candle ke duanya. kemudian dilanjuti dengan serangan balik dari trader penjual pada candle berikutnya untuk menekan nilai harga pasar.

Three White Soldier


Pola Three White Soldier atau tiga prajurit putih merupakan bentuk candlestick berkelompok yang terbentuk dari 3 batang candlestick berwarna putih yang berurutan ke atas dengan nilai harga penutupnya yang selalu lebih tinggi daripada nilai harga penutupan sebelumnya.

pola Three white soldier yang terbentuk pada areal rendah atau sideway, mengidentifikasikan kekuatan trader pembeli untuk kembali beraksi untuk mengangkat nilai pasar.

biasanya pola three white soldier ini di temukan terbentuk pada dasar dari sebuah pola downtrend , dan ini merupakan signal kemungkinan untuk pembalikan arah dari trend.

terbentuknya pola Three White Soldier pada pembalikan akan mencerminkan trend kecenderungan untuk melanjutkan trend bullish bagi market pasar di candle berikutnya.

Three Black Crows


pola Three Black Crows atau tiga gagak hitam yang mau mati..
merupakan bentuk kelompok dari candlestikk yang berwarna hitam, terbentuk dari 3 batang candlestick hitam berurutan nilai harga penutupnya yang selalu lebih rendah dari harga penutup sebelumnya.

pola Three Black Crows terbentuk pada area nilai tertinggi ataupun sideway yang mengidintifikasi kekuatan trader penjual yang terus meneruskan aksinya untuk menekan nilai pasar.

biasanya pola Three Black Crows ini di temukan terbentuk pada puncak dari sebuah pola kecenderungan up trend, dan ini merupakan sebuah sinyal kemungkinan untuk pembalikan arah dari trend.

terbentuknya pola Three Black Crows pada pola pembalikan, akan mencerminkan trend kecenderungan untuk bearish bagi market pada candle mendatang.



pola Three River Morning Star merupakan bentuk candelstick 3 batang yang dapat di artikan hampir sama dengan morning doji star ataupun abandoned baby, hanya saja tanda candle tengahnya tidaklah berbentuk + (doji star) namun bentuk sebuah candle pendek yang di tinggalkan sendiri di bawah sebuah pola.

pola Three River Morning Star pada posisi di bawah terbentuk dengan sebuah candle hitam yang panjang pada candle pertama dan kemudian di susul candle 2 dengan body yang kecil di sampingnya yang terbentuk dengan gap ke bawah daripada candle sebelumnya. kemudian muncul candle ke 3 terbentuk sebuah candle putih yang juga membuat gap di atas candle tengah tersebut.

pola Three River Morning Star merupakan pola pembalikan trend, trader penjual terlihat memulai mengurangi transaksinya untuk menekan pasar yang membentuk candle yang kecil sebagai refleksi ketidakpastian arah di candle ke 2, kemudian dilanjutkan dengan serangan balik dari trader pembeli pada hari berikutnya untuk mengangkat nilai harga pasar.

seperti halnya abandoned baby, biasanya pola Three River Morning Star di temukan terbentuk pada dasar dari sebuah pola down trend, dan ini merupakan sebuah signal awal kemungkinan untuk pembalikan arah dari trend.


Three river evening star

pola Three river evening star, adalah pola bentuk candlestick 3 batang yang dapat di artikan hampir sama dengan evening doji star, hanya saja tanda candle tengah tidak berbentuk + (doji star) namun berupa candle pendek yang terbentuk sendiri di puncak sebuah pola.

pola Three river evening star pada posisi di atas di mulai dengan terbentuknya sebuah candle putih yang panjang pada candle pertama lalu di susul dengan candle dengan body yang kecil dengan gap ke atas di candle ke 2, kemudianj pada candle ke 3 terbentuk sebuah candle hitam yang beradan di bawah candle tengah tersebuh.

pola Three river evening star juga bisa di artikan sebagai pola pembalik tren dimana trader pembeli terlihat mulai kehabisan tenaga untuk transaksinya untuk mengangkat pasar.

kemudian terbentuk candle yang kecil, yang mana merefleksikan ketidakpastian arah di candle ke 2 dan dilanjutkan dengan serangan balik dari trader penjual pada hari berikutnya untuk menekan harga pasar.

seperti halnya evening star, biasanya pola Three river evening star ditemukan pada sebuah pola up trend, dan ini merupakan signal kemungkinan untuk pembalik arah dari trend.

Vibby's Pattern

Pola "V" merupakan pola bentuk candle berkelompok dengan minimum tediri dari 3 batang candle.

pola ini terbentuk dengan sebuah atau sekelompok candle hitam yang terbentuk di candle pertama kemudian di ikuti dengan terbentuknya pola candle yang menfidentifikasi pola pembalik trend dengan berbagai bentuk (Hammer, Doji, dll) pada dasarnya dari penurunan hari-hari sebelumnya.

selanjutnya di susul dengan sebuah ataupun beberapa candle potuh yang mengkonfirmasi signal pembalk tersebut membentuk hurif "V" dengan menembus ke atas dari pada nilai harga tertinggi dari candle -candle hitam sebelumnya.

sumber : jagadinvesta.blogspot.com


baca Juga

Jenis-Jenis Grafik Pada Metatrader

Indikator Fundamental

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Trading Forex Perdagangan Dari Rumah ?

 


Read More →

Jenis-Jenis Grafik Pada Metatrader


User grafik atau chart adalah beberapa hal yang paling pokok atau utama dalam analisis teknikal karena satu-satunya objek yang digunakan adalah pergerakan harga yang dapat di petakan ke chart/grafik. Beberapa jenis grafik forex yang sering dipakai dalam analisis teknikal adalah sebagai berikut:

Line Chart METATRADER

grafik garis, grafik ini terbentuk/ditrarik dari garis sederhana yang menghubungkan dari satu harga penutupan ke harga penutupan berikutnya. Bila disusun dengan sesama grafik line chart menjadi sebuah garis berkesinambungan, dimana kita dapat melihat pola pergerakan harga suatu pasangan mata uang atau pair selama jangka waktu tertentu.

Bar Chart METATRADER

Dalam grafik bar, Mengandung informasi SEBAGAI BERIKUT
harga pembukaan(Open), harga penutupan(Close), serta dinamika pergerakan harga(High/Tertinggi - Low/Terendah). Bagian bawah menunjukan harga terendah, sementara bagian atas adalah harga tertinggi, dalam suatu kurun waktu tertentu. Kurun waktu ini bervariasi, bisa dalam 5 menit, 10 menit, 15 menit, 1 jam, 1 hari, dan 1 bulan.
Dalam istilah trading forex kurun waktu ini sering pula disebut dengan Time Frame.
Garis potong disebelah kiri menunjukkan harga pembukan, dan di sebelah kanan menunjukan harga penutupan.

Candlestik Chart METATRADER


PALING SAYA REKOMENDASIKAN 
Grafik Candlestick, menunjukkan informasi yang sama seperti pada grafik bar, namun grafik lilin tampil dalam format grafik yang lebih cantik dan indah. Dalam grafik lilin pada bagian tengah garis vertikal akan lebih lebar sehingga membentuk sebuat kotak/box. Kotak ini akan diberi warna dimana akan menandakan bahwa harga naik atau turun. Bila kotak tidak berwana/putih, menandakan harga naik, sedangkan bila kotak berwana hitam menandakan harga turun 

Sebagai Pelengkap Baca juga Artikel saya yang lain :

Jenis-Jenis Grafik Pada Metatrader

Indikator Fundamental

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Trading Forex Perdagangan Dari Rumah ?

 


Read More →

Indikator Fundamental

Selamat dan Terima kasih kepada para Pengunjung Web kami http://forextradingstart.blogspot.com/ 
menyambung artikel saya sebelumnya tentang Analisa dan saat-saat tepat Open Posisi 
kini saya akan berbagi tentang bagaimana menerapkan Berita Harian Tentang aspek penting seperti berita ekonomi politik dan lain-lain atau biasa disebut Fundamental.
Banyak para trader memanfaatkan event Fundamental ini dan tidak sedikit juga yang menghindarinya hmm katanya sih takut ama bigboys hehehe siapa sih si big boys itu. hehehe tanya ama rumput yang ber danca hahay
berita-berita fundamental bisa anda akses di beberapa situs antara lain vibiznews,dailyfx,forexfactory.


Seberapa pentingkah Pengaruhnya Berita fundamental pada forex

Pertanyaan diatas mungkin terlihat klise dan sederhana. Namun memang sengaja kami lontarkan karena terus terang analisa fundamental dalam dunia forex seringkali mendapatkan porsi yang tidak sebagaimana mestinya oleh para trader pemula.

Lalu mengapa ada sebagian trader menganggap analisa fundamental hanyalah sekeranjang berita sampah sementara lainnya menganggap justru sebaliknya, berita fundamental adalah cukup dalam bertrading??
Kebanyakan trader pemula menganggap analisa fundamental bukanlah sebuah instrumen analisa yang layak dipelajari dikarenakan sifatnya yang “hanya” berita dan tidak eksak seperti analisa teknikal. Kebalikan dari pendapat tersebut, ada juga beberapa trader yang menggunakan analisa fundamental dalam day tradingnya namun tidak menempatkannya secara proporsional sehingga sering kali mengalami kegagalan dalam mempelajari analisa forex atau bahkan dalam real trading mereka.
Artikel ini tidak ditujukan untuk menggurui atau pun mencoba untuk mengubah gaya trading Anda. Artikel ini bertujuan hanya untuk memperkaya pengetahuan Anda entahkah Anda seorang newbie dalam dunia forex, trader pemula, atau bahkan seorang trader kawakan.

Kali ini kita akan mencoba mengupas pertanyaan diatas terutama kelebihan dan kekurangan analisa fundamental. Mengapa analisa fundamental diperlukan? Jika diperlukan, seberapa jauh instrumen fundamental harus digunakan dalam bertrading? Apa ukurannya?

Nah pertanyaan seperti inilah yang akan kita bahas bersama. Sekali lagi, adalah tidak mungkin untuk melukiskan analiaa fundamental dalam sebuah artikel. Apalagi jika harus mengubah cara bertrading seseorang. Satu hal yang diharapkan dari artikel ini adalah untuk memperkaya pengetahuan Anda dalam bertrading dan mempersiapkan seorang trader pemula (rookie trader) dalam memulai real tradingnya

Hal Terpenting mengenai Analisa Fundamental : Penggerak Harga!
Pertama kali saya mempelajari analisa dalam dunia forex trading, saya sangat tertarik dengan tampilan grafik pergerakan naik turun yang ditampilkan dalam candlestick. Itulah sebabnya saya mulai mempelajari analisa teknikal secara komprehensif bahkan cenderung mengagungkannya dan merasa cukup dengan analisa teknikal.

Saya berkenalan dengan moving average. Saya terpesona dengan caranya untuk memprediksi trend dalam sebuah pergerakan mata uang. Lalu saya mulai mempelajari indikator teknikal lainnya. Well, saya merasa cukup waktu itu. Lalu saya memulainya dalam sebuah trading (untungnya tidak dalam real trading!). Dan yang terjadi adalah saya mengalami kerugian besar-besaran.

Tentu saja saya tidak terpukul dengan apa yang terjadi dengan account saya. Ya tentu saja karena itu adalah sebuah demo account. Namun yang kejadian itu meruntuhkan rasa percaya diri saya terhadap apa yang telah saya pelajari dalam tenggang waktu tersebut (mungkin ada beberapa dari saudara pun juga mengalami hal yang sama).

Dikepala saya muncul sebuah pertanyaan sederhana: Mengapa analisa teknikal saya tidak akurat? Well, saya telah menggunakan Moving Average dengan benar. Saya juga sudah menambahkan beberapa indikator lainnya yang saya ketahui waktu itu termasuk indikator untuk mengetahui kondisi jenuh beli dan jenuh jual seperti RSI atau Stochastic Oscillator. Tetapi meskipun semua indikator teknikal saya telah menunjukkan arah yang sama, mengapa justru yang terjadi pada harga malah sebaliknya?

Dari sanalah saya mencari tahu penyebab harga dapat bergerak berlawanan dengan kondisi teknikal yang terjadi waktu itu. Dan, saya menemukan jawabannya ada pada yang disebut: economic events. Bahasa sederhananya ya berita. Betul, berita. Meskipun ketika itu semua indikator teknikal menunjukkan grafik bergerak naik, yang terjadi adalah harga malah terus bergerak turun melanjutkan apa yang telah terjadi. Dan semuanya itu disebabkan oleh berita dari negara yang bersangkutan.

Hal inilah yang perlu Anda ketahui. Mungkin banyak yang tahu tapi sedikit yang sadar. Berita adalah penggerak dalam sebuah pasar uang. Itu sebabnya analisa fundamental ada!

Entahkah hasil statistik menunjukkan harga seharusnya naik ditinjau dari berbagai indikator yang ada, namun kalau memang berita yang ada justru mengacu pada harga bergerak turun, tidak ada satu pun pihak yang sanggup membantahnya. Ini disebabkan para trader pun berpandangan yang sama: sebuah berita fundamental (entah itu hasil survey, entah itu kebijakan moneter, atau sekedar isu belaka) menentukan apakah eknomi negara yang bersangkutan dalam keadaan sehat atau tidak.

Sahabat saya bahkan berkesimpulan sederhana: fundamental lebih kuat dari teknikal. Pernyataan yang tidak bisa dibantah (meskipun jika Anda adalah seorang fundamentalis ekstrim, Anda juga harus mengetahui bahwa teknikal lebih cepat dan obyektif).

Itulah sebabnya analisa fundamental penting bagi seorang trader. Anda tidak dapat melakukan sebuah aksi jual besar-besaran hanya karena grafik dan instrumen analisanya menunjukkan trend turun namun sementara itu negara yang bersangkutan sedang menaikkan suku bunganya dan mata uang lawan sedang dalam keadaan lemah!

Ingat, sebuah grafik tetaplah sebuah grafik! Kebanyakan indikator menggunakan data sebelumnya untuk memprediksi arah didepan. Dalam banyak keadaan, ini berlaku. Namun tidak jika sebuah berita besar muncul dipasar. Berita-berita seperti Non Farm Payroll, Interest Decission atau CPI excl Food terlalu berbahaya untuk Anda lewatkan jika Anda bertrading dengan dana terbatas dan hanya mengandalkan instrumen analisa teknikal.

Jadi, masukkan ini dalam referensi Anda: Berita adalah penggerak harga.

Belum Selesai!
Nah jika Anda sudah memahaminya mungkin kini Anda tertarik untuk mempelajari mengenai analisa fundamental khususnya dengan berbagai indikator ekonomi yang ada. Sedikit quiz sederhana, apakah Anda mengetahui apa itu Consumer Price Index, Interest Rate dan juga Purchasing Manager’s Index?

Hmm… jika belum, ini saatnya Anda mulai membaca artikel fundamental di website ini.

Lalu apakah sampai disini saja? Pada awal artikel tadi sudah saya singgung bahwa beberapa trader beranggapan justru sebaliknya. Mereka berpandangan karena berita ekonomi adalah pembentuk harga, maka cukuplah hal itu yang dipantau dan teknikal bisa dilupakan.

Sebuah kesalahan fatal bagi seorang day trader.

Betul, berita ekonomi adalah pembentuk kecenderungan harga. Dan benar Anda dapat menganalisa berita yang akan muncul lalu meramalkannya bagaimana pasar bereaksi terhadap berita tersebut.

Namun sayangnya tidak sesederhana itu.

Bicara mengenai berita ekonomi dan bagaimana pasar bereaksi terhadap berita bukanlah bicara mengenai benar dan salah atau bicara mengenai logika yang seharusnya terjadi.

Itu adalah mengenai psikologi pasar. Mengenai psikologi jutaan orang di dunia ini. Yang perlu Anda pahami adalah bahwa pasar tidak peduli dengan buku ekonomi yang Anda baca atau kecenderungan yang ada selama ini. Sebagai contoh: Kenaikan suku bunga. Dalam pelajaran dan sejarah yang kita pelajari selama ini, jika suku bunga sebuah negara mengalami kenaikan maka dengan cepat ini mengakibatkan mata uang negara yang bersangkutan akan menguat (perihal mengapa demikian, Anda dapat membuka artikel mengenai suku bunga di website ini).

Tapi apakah selalu demikian? Jawabannya tidak! Tidak usah menjelaskan panjang lebar, beberapa bulan lalu (sekitar bulan Juli 2006) The Fed menaikan suku bunga US sebesar 25 bp, tahu apa yang terjadi? Dollar Amerika malah melemah! Kebanyakan pemula tidak mengerti mengapa itu bisa terjadi. Pada mulanya saya pun tidak. Namun ternyata yang terjadi adalah pasar bereaksi imun terhadap kenaikan suku bunga kali ini dikarenakan memang The Fed telah memberikan sinyal beberapa hari sebelumnya dan kenaikan telah terjadi beberapa kali. Tapi siapa yang menduga akan demikian ketika berita tersebut belum muncul?

Nah disinilah letak titik keseimbangan terjadi. Indikator fundamental memang pemicu pergerakan harga. Namun tetap saja harga terbentuk ditangan pembeli dan penjual. Yang diperlukan adalah mengetahui reaksi pembeli dan penjual mayoritas terhadap berita yang muncul. Dapat dikatakan sering kali hal ini menjadi bias dikarenakan memang tidak mudah. Jutaan pihak ada dalam pertukaran mata uang asing dan memprediksi mayoritas dari mereka bukanlah pekerjaan yang gampang.

Itu sebabnya para day trader sering kali menjadikan berita fundamental tidak sebagai penentu keputusan Buy/Sell mereka tapi lebih sebagai referensi dari apa yang akan terjadi terhadap harga. Mereka menggunakan analisa teknikal dalam mengambil sebuah posisi karena sifatnya yang eksak sehingga menjadi lebih jelas.

Nah sampai disini mungkin telah muncul sebuah wacana dalam diri Anda. Perihal mana yang lebih baik, saya rasa tidak ada satupun yang lebih baik antara teknikal dan fundamental. Namun yang ingin saya tekankan disini adalah bahwa keduanya tidak dapat berdiri sendiri dan harus digunakan untuk menutup kelemahan satu sama lain.

Kesimpulan:

Kelebihan analisa fundamental:

* Penggerak harga

* Sederhana, anda cukup dapat mengetahui apakah naik, turun atau tetap. Tidak seperti teknikal yang perlu menggunakan angka.


Kekurangan:

* Seringkali bersifat subyektif dikarenakan psikologi pasar

* Tidak dapat menjawab kebutuhan secara eksak. Ingat bahwa dasar dari analisa fundamental bukanlah matematika melainkan ilmu ekonomi dan psikologi pasar.

Sampai disini Anda dapat menyimpulkan bahwa fundamental itu perlu. Teknikal juga perlu. Jadi, jangan ulangi kesalahan saya yang dulu berpandangan Analisa Fundamental itu hanyalah sekeranjang berita sampah yang tak berguna. Mereka yang berpandangan demikian biasanya terdiri dari dua golongan: golongan pertama adalah mereka yang bermodal besar sehingga mampu menahan pergerakan harga yang disebabkan munculnya berita atau golongan kedua yaitu mereka yang terlalu naif dalam bertrading. 

Sebagai Pelengkap Baca Juga artikel yang lain :

Indikator metatrader sebagai Analisa teknikal

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Trading Forex Perdagangan Dari Rumah ?

 



 


Read More →

Indikator metatrader sebagai Analisa teknikal

Selamat malam Pengunjung http://forextradingstart.blogspot.com/ yang berbahagia

berbahagia karena kita masih di beri kesempatan untuk saling menimbah ilmu TENTANG BELAJAR BISNIS FOREX
ok disini saya memberikan sedikit pengalaman saya tentang bagaimana cara menggunakan indikator di aplikasi mt 4 atau biasa di sebut metratrader.

Pengertian dan Fungsi Indikator Teknikal

fungsi dari indikator itu sendiri menurut saya adalah sebuah alat pembantu seorang trader yang nantinya akan berguna sebagai petunjuk kapan saat-saat yang tepat untuk memasuki pasar valuta /forex guna membuka order atau biasa disebut open posisi OB entah itu order buy,order sell, order sell limit,order buy limit atau  order sell stop, buy stop. mungkin sampai disini anda sudah bisa membayangkan oh itu ya maksut dari indikator atau bahkan ada yang makin penasaran hehehe :D
Mungkin anda bertanya-tanya apa saja sih mas indikator yang biasa anda gunakan untuk mendulang Profit atau keuntungan dari Bisnis forex itu.?
~hehehe jangan tanya begitu entar saya jadi malu hihihihi.~
Sifat-sifat Indikator Metatrader
sifat sifat indikator metatrader memiliki keunikan tersendiri ada yang sebagai follower atau pengikut dari naik turunnya candelistik ada juga yang mendahului candelistik. ada yang bersifat Slow ada juga yang bersifat fast atau cepat 
Beberapa indikator yang biasa menjadi Unggulan Trader adalah sebagai berikut :
Moving averages adalah salah satu alat yang paling populer dan mudah digunakan untuk para analis teknikal. Alat ini berfungsi untuk memuluskan satu serial data dan memudahkan kita untuk memetakan tren, sesuatu yang khususnya akan sangat membantu dalam pasar yang volatil. Dua jenis moving averages yang paling populer adalah Simple Moving Average (SMA) dan Exponential Moving Average (EMA).

Mana Yang Lebih Baik antara SMA atau EMA ?

Pilihan atas moving average mana yang akan dipakai, akan tergantung pada gaya trading dan investasi masing-masing pelaku pasar serta preferensi mereka. Simple moving average secara nyata memang memiliki keterlambatan, sementara exponential moving average dapat ditunjukkan mengatasi kekurangan ini. Beberapa trader lebih suka menggunakan EMA dengan periode waktu yang lebih pendek untuk mendapatkan perubahan yang lebih cepat ini. Beberapa in-vestor lainnya lebih menyukai SMA dengan periode waktu panjang untuk mengidentifi-kasikan perubahan-perubahan tren jangka panjang. Sebagai tambahan, hal ini sebenarnya sangat tergantung pada masing-masing sekuritas yang sedang diamati. SMA 50-hari mungkin akan berdaya guna untuk mengidentifikasi level support di saham-saham perkebunan, sedang-kan EMA 100-hari mungkin bekerja baik untuk saham-saham pertambangan. Jenis dan pan-jang periode dari moving average sangat tergantung pada sekuritas individual dan bagaimana sekuritas tersebut bereaksi pada masa lampau.
Suatu pemikiran awal menyatakan bahwa sensitivitas yang lebih besar dan sinyal yang lebih cepat adalah loncatan menuju keuntungan. Hal ini tidaklah selalu benar dan membawa dilema besar bagi para teknikalis: pertimbangan antara sensitivitas dan reliabilitas. Indikator yang semakin sensitif akan semakin memberikan banyak sinyal. Sinyal-sinyal ini boleh jadi terbukti menurut waktu, tetapi peningkatan sensitivitas akan berarti juga peningkatan pada sinyal-sinyal yang salah. Indikator yang semakin tidak sensitif akan memberi lebih sedikit sinyal. Namun demikian, sensitivitas yang semakin kecil akan berarti juga semakin sedikitnya sinyal dan lebih reliabel. Kadang-kadang sinyal-sinyal ini juga akan terlambat.
Untuk moving averages, dilema yang sama juga terjadi. Moving average yang lebih pendek akan lebih sensitif dan memunculkan lebih banyak sinyal. EMA yang secara umum lebih sensitif dari pada SMA juga akan berkemungkinan memunculkan lebih banyak sinyal. Namun demikian, hal tersebut juga akan berarti meningkatnya jumlah sinyal palsu dan tipuan. Moving average yang lebih panjang akan bergerak lebih lamban dan memunculkan lebih sedikit sinyal. Sinyal-sinyal ini akan berkemungkinan lebih reliabel, tetapi mereka juga sangat mungkin terlambat. Para investor atau trader seharusnya bereksperimen dengan
beberapa moving average dari berbagai macam tipe dan jangka waktu untuk menguji untung-rugi antara sensitivitas sinyal dan reliabilitas sinyal.

PENGGUNAAN MOVING AVERAGE

Kegunaan dari moving average sebenarnya cukup banyak, tetapi yang paling utama ada-lah 3 di antaranya, yaitu:
• Identifikasi/konfirmasi tren
• Identifikasi/konfirmasi tingkat support dan resistensi
• Sistem perdagangan

Stochastic Oscillator (SO) adalah indikator momentum yang dikembangkan oleh George C. Lane pada akhir 1950-an, yang menunjukkan lokasi dari penutupan harga saat ini relatif terhadap wilayah titik tinggi-rendah selama periode waktu tertentu. Tingkat harga penutupan yang secara konsisten berada dekat wilayah tinggi mengindikasikan akumulasi (tekanan beli) dan yang berada dekat wilayah rendah mengindikasikan distribusi (tekanan jual).

Stochastic Oscillator Lengkap memiliki tiga parameter. Sebagaimana yang ada pada versi Cepat dan Lambat, parameter pertama adalah jumlah periode yang digunakan untuk mem-bentuk garis %K awal, dan parameter terakhir adalah jumlah periode terakhir yang digu-nakan untuk membentuk garis sinyal %D (lengkap). Sesuatu yang baru dalam hal ini adalah parameter tambahan, satu garis di tengah. Garis tersebut adalah “faktor penghalus” dari garis %K awal. Garis %K (lengkap) yang diplotkan adalah suatu SMA n-periode dari garis %K awal (di mana n adalah sama dengan parameter tengah).

PENGGUNAAN STOCHASTIC OSCILLATOR (SO)

Pembacaan di bawah level 20 dipertimbangkan sebagai jenuh jual dan pembacaan di atas 80 dipertimbangkan sebagai jenuh beli. Namun demikian, Lane tidak meyakini bahwa pembacaan di atas 80 perlu dipandang akan bearish atau pembacaan di bawah 20 dipandang akan bullish. Sekuritas yang bersangkutan dapat saja berlanjut naik setelah Stochastic Oscillator mencapai 80 dan berlanjut jatuh setelah Stochastic Oscillator mencapai 20. Lane meyakini bah-wa beberapa sinyal terbaik terjadi saat oscillator bergerak dari wilayah jenuh beli kembali ke bawah level 80 dan dari wilayah jenuh jual kembali ke atas level 20. Sinyal beli dan jual dapat juga diperoleh saat %K memotong di atas atau di bawah %D. Meskipun demikian, sinyal-sinyal perpotongan cukup sering terjadi dan menghasilkan sejumlah tipuan.
Salah satu sinyal paling reliabel adalah dengan menunggu terjadinya suatu divergensi yang muncul dari level jenuh beli atau jenuh jual. Sesaat setelah oscillator menyentuh level jenuh beli, kita sebaiknya menunggu terjadinya suatu divergensi negatif yang melebar dan ke-mudian memotong di bawah level 80. Hal ini biasanya memerlukan turunan dobel di bawah level 80 terlebih dulu, dan tukikan ketiga akan menghasilkan sinyal jual. Untuk sinyal beli, kita sebaiknya menunggu terjadinya divergensi positif yang melebar setelah indikator berge-rak di bawah level 20. Hal ini biasanya menuntut trader untuk mengesampingkan penem-busan pertama di atas level 20. Setelah divergensi positif terbentuk, penembusan kedua di atas level 20 akan mengkonfirmasi divergensi dan sinyal beli diberikan.
Stochastic RSI adalah suatu oscillator yang mengukur level RSI relatif terhadap wilayah pergerakannya selama periode waktu tertentu. Indikator ini dikembangkan oleh Tushard Chande dan Stanley Kroll. Indikator ini menggunakan RSI sebagai fondasi dan mengapli-kasikan formulasinya di balik Stochastic. Hasilnya adalah sebuah oscillator yang berfluktuasi di antara 0 dan 1. Dalam bukunya The New Technical Trader yang terbit tahun 1994, Chande dan Kroll menjelaskan bahwa RSI kadang-kadang difungsikan di antara level 20 dan 80 untuk periode yang diperpanjang tanpa menyentuh area jenuh jual dan jenuh beli. Para trader yang melihat waktu masuk berdasarkan pembacaan jenuh beli atau jenuh jual pada RSI mungkin akan men-dapati diri mereka tetap berada pada pergerakan mendatar. Untuk meningkatkan sensitivitas dari metode identifikasi tingkat jenuh beli dan jenuh jual dalam RSI, Chande dan Kroll mengembangkan Stochastic RSI. RSI yang dikembangkan oleh Welles Wilder adalah
oscillator momentum yang membandingkan besarnya keuntungan dengan besarnya kerugian selama periode waktu tertentu.
Sinyal Stochastic RSI
• Perpotongan Jenuh Beli dan Jenuh Jual. Jika suatu tren naik telah teridentifikasi pada sekuritas yang sedang diamati, maka sinyal beli akan dimunculkan saat Stochastic RSI bergerak maju dari area jenuh jual (di bawah 0,20) ke atas dari 0,20. Sebaliknya, jika suatu tren turun telah teridentifikasi, maka suatu sinyal jual akan dimunculkan saat Stochastic RSI menurun dari area jenuh beli (di atas 0,80) ke bawah dari 0,80.
• Perpotongan Garis Tengah. Beberapa trader memperhatikan gerakan di atas atau di bawah level 0,50 (garis tengah) untuk mengkonfirmasi sinyal dan mengurangi tipuan. Suatu pergerakan dari area jenuh jual ke atas level 0,50 dapat memunculkan sinyal
beli dan akan tetap berada di posisinya sampai terjadi penurunan di bawah 0,50. Sebaliknya, suatu pergerakan dari area jenuh beli ke bawah level 0,50 akan dapat bertindak sebagai sinyal jual yang akan tetap di posisinya sampai suatu gerak maju berbalik di atas 0,50.
• Divergensi Positif dan Negatif. Suatu divergensi positif yang diikuti oleh gerak maju konfirmasi di atas level 0,20 dapat memunculkan sinyal beli. Sebaliknya, suatu divergensi negatif yang diikuti oleh gerak turun di bawah 0,80 dapat bertindak sebagai sinyal jual.
• Kegagalan. Chande dan Kroll juga memberikan catatan bahwa gerak balik di belakang garis pemicu akan mengindikasikan suatu sinyal gagal. Suatu gerak balik di atas 0,80 juga akan mengindikasikan suatu sinyal gagal dan para trader disarankan untuk menutup posisinya.
• Tren Kuat. Sebagaimana banyak oscillator lainnya, Stochastic RSI dapat menjadi jenuh beli (atau jenuh jual) dan tetap berada pada kondisi tersebut untuk periode yang ver-kepanjangan. Suatu gerakan di atas 0,80 dapat mengimplikasikan jenuh beli, tetapi hal itu dapat juga mengindikasikan suatu tren naik yang kuat dan tetap berada di atas level 0,80 untuk periode yang berkepanjangan. Sebaliknya, suatu gerak cepat ke ba-wah 0,20 dapat mengindikasikan permulaan tren turun yang kuat. Gerakan ke arah 1 dipertimbangkan sebagai sangat kuat, dan gerakan ke arah 0 adalah sangat lemah.

Williams %R adalah indikator momentum yang dikembangkan oleh Larry Williams dan bekerja lebih banyak seperti halnya Stochastic Oscillator. Indikator ini terutama pupoler un-tuk mengukur tingkat jenuh beli dan jenuh jual. Skala indikator ini membentang dari 0 sampai 100 dengan pembacaan dari 0 – 20 dipertimbangkan sebagai jenuh beli dan pem-bacaan dari -80 sampai -100 dipertimbangkan sebagai jenuh jual.
William %R yang kadang-kadang hanya disebut dengan %R memperlihatkan hu-bungan antara titik penutupan relatif terhadap wilayah titik tinggi-rendah sepanjang periode waktu tertentu. Penutupan yang semakin mendekati puncak wilayah, akan menyebabkan indikator semakin mendekati nol (tertinggi). Sebaliknya, penutupan yang semakin mendekati dasar wilayah, akan menyebabkan indikator semakin mendekati -100. Jika penutupan setara
dengan titik tinggi dari wilayah tinggi-rendah, maka indikator akan menunjukkan level 0 (pembacaan tertinggi). Sebaliknya, jika penutupan setara dengan titik rendah dari wilayah tinggi-rendah, maka indikator akan menunjukkan level -100 (pembacaan terendah).


Bollinger Bands yang dikembangkan oleh John Bollinger adalah satu indikator yang me-mungkinkan penggunanya untuk membandingkan volatilitas dan level harga relatif selama periode waktu tertentu. Indikator ini terdiri dari tiga pita yang dirancang untuk meliputi mayoritas pergerakan harga sekuritas.
1. Satu simple moving average di tengah
2. Satu pita atas (SMA ditambah 2 standar deviasi)
3. Satu pita bawah (SMA dikurangi 2 standar deviasi)
Standar deviasi adalah satu unit pengukuran statistik yang memberikan perkiraan yang baik dari plot volatilitas harga. Penggunaan standar deviasi memastikan bahwa pita akan bereaksi secara cepat atas pergerakan harga dan merefleksikan periode volatilitas tinggi dan rendah. Ketajaman harga yang meningkat (atau menurun), dan demikian pula volatilitasnya, akan membuat pita semakin melebar.
Metode trial and error adalah salah satu yang dapat digunakan untuk menentukan pan-jang moving average yang sesuai. Perkiraan visual sederhana dapat digunakan untuk menentu-kan jumlah periode yang sesuai. Bollinger Bands harus mencakup mayoritas pergerakan harga tetapi tidak seluruhnya. Setelah pergerakan yang tajam, penetrasi dari pita-pita tersebut ada-lah normal. Jika harga nampak menembus pita luar terlalu sering, maka diperlukan penye-suaian moving average yang lebih panjang. Jika harga terlalu jarang menyentuh pita luar, maka diperlukan penyesuaian moving average yang lebih pendek. Metode yang lebih pasti untuk menentukan panjang moving average adalah melalui pencocokan dengan reaksi rendah setelah suatu lembah. Untuk membentuk suatu lembah dan untuk membalikkan suatu tren turun, suatu sekuritas perlu membentuk titik rendah yang lebih tinggi dari pada titik rendah sebe-lumnya. Bollinger Bands yang diatur secara tepat seharusnya dapat menahan support yang dile-takkan oleh titik rendah kedua (lebih tinggi). Jika titik rendah kedua menembus pita yang bawah, maka maka berarti moving average terlalu pendek. Jika titik rendah kedua tetap terletak di atas pita bawah, maka berarti moving average terlalu panjang. Logika yang sama dapat dite-rapkan pada puncak dan reaksi berkelanjutan. Pita atas seharusnya menandakan resistance untuk reaksi lanjut setelah suatu puncak.

TIPS : Double Top – Jual: Satu sinyal jual double top diberikan ketika harga-harga memuncak di atas pita atas dan puncak berikutnya gagal untuk menembus ke atas pita atas. Pemben-tukan bearish dikonfirmasi saat harga-harga menurun ke bawah pita tengah.

Perubahan harga yang tajam dapat terjadi setelah rentang pita tersebut menyempit dan volatilitasnya rendah. Dalam keadaan seperti ini, Bollinger Bands tidak memberikan petunjuk apapun mengenai arah harga pada masa datang. Arah harus ditentukan dengan meng-gunakan indikator lain dan aspek-aspek analisis teknikal. Beberapa sekuritas bergerak melalui periode bervolatilitas tinggi yang diikuti oleh periode bervolatilitas rendah. Dengan
memakai Bollinger Bands, periode-periode ini dapat diidentifikasi secara mudah dengan perki-raan visual. Pita yang sempit mengindikasikan volatilitas rendah, sedangkan pita yang lebar mengindikasikan volatilitas yang tinggi. Volatilitas dapat menjadi hal yang penting bagi pemain opsi, karena harga opsi akan lebih rendah saat volatilitasnya rendah.

Indikator ini dikembangkan oleh J. Welles Wilder yang juga menciptakan RSI dan DMI. Parabolic SAR mengatur berhentinya pelacakan harga untuk posisi long atau short. Indikator ini juga dikenal sebagai indikator stop-and-reversal (SAR). Oleh karenanya, Parabolic SAR lebih populer digunakan untuk mengatur stop dari pada untuk menetapkan arah atau tren. Wilder merekomendasikan penggunaan indikator ini dengan menetapkan tren terlebih dahulu, baru kemudian bertransaksi dengan Parabolic SAR dalam arah tren. Jika tren menaik, lakukan pembelian ketika indikator bergerak di bawah harga aktual. Sebaliknya jika tren menurun, lakukan penjualan ketika indikator bergerak di atas harga aktualnya.


Indikator Rate of Change (ROC) adalah momentum oscillator efektif yang sederhana, yang mengukur persentase perubahan dalam harga dari satu periode ke periode berikutnya. Perhitungan ROC membandingkan harga saat ini dengan harga n periode sebelumnya.

TIPS FOREX 
setiap indikator adalah pemberi informasi yang baik indikator indikator di atas bukanlah robot atau biasa disebut expert advisort.
dan lagi kita jangan hanya menggunakan satu buah indikator saja dikarenakan adanya kelemahan dari setiap indikator karena sinyal-sinyal palsu atau false signal
satu ada juga swing trading yang hanya menggunakan teknik candelistik dalam setiap memulai open posisi.


Read More →

Minggu, 26 Februari 2012

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Trading Forex Perdagangan Dari Rumah ?

selamat pagi sobat forex
Sementara banyak pedagang di pasar (forex) pasar perdagangan valuta asing bekerja bagi perusahaan besar, mayoritas day trader sukses beroperasi secara independen dengan bekerja dari rumah ya rumah di buat seperti  kantor :D hehehe, Anda dapat melihat kesempatan saat harga overhead atau harga terendah, bersedia setiap saat, siang dan malam untuk menanti atau selalu mengecek puncak pasar asing dan menikmati gaya hidup yang fleksibel :D " so hidup harus selalu optimis kan?". 
hmm instruksi pertama tatkala anda menjadi day trading forex
  1. Mulai kursus online yang menyediakan teknik terintegrasi dengan pendidikan forex trading online trading mata uang dasar pair ( uero usd, gbp-usd, usd cad, usd jpy). forextradingstart.blogspot.com menawarkan beberapa broker yang memberikan demo gratis dari program pelatihan mereka forex. konon katanya setiap broker memberikan akun demo sebagai kursus pemula .... hmmm enak kan ? :D, mencakup topik-topik yang mencakup bagaimana menganalisis pasar forex, dasar-dasar perdagangan dan bagaimana mengontrol risiko saat trading.
  2. Membuka rekening melalui website yang sama di mana Anda dilatih, dan mulai membuat perdagangan kecil dengan modal-modal keicl maksut saya. sebagai contoh setelah saya mengalami loss hingga 9 jutaan saya beralih menggunakan leverage besar dan modal saya cukup 70.000 ribu alhasil masih loss juga hhehehe :D, juga dikenal sebagai perdagangan mini. Situs populer lain yang menawarkan pelatihan forex dan portal perdagangan diarahkan untuk pendatang baru untuk industri ini termasuk Club Forex dan FX Bootcamp. kangtoebz.com,seputarforex dan lain-lain.
  3. Berpartisipasi dalam forex blog dan forum, seperti Babypips.com dan Forex Blog.org, untuk bersaing dengan berita yang mempengaruhi mata uang asing dan iklim politik yang mempengaruhi perdagangan. Langgananlah berbagai feed informasi dan newsletter untuk tetap diperbaharui pada pergerakan di pasar mata uang internasional, Wall Street reaksi terhadap aktivitas politik dan laporan keuangan dari perbankan dan lembaga keuangan.
  4. Lanjutkan dengan pendidikan online Anda untuk mendapatkan pemahaman yang kuat tentang pasar luar negeri, tren internasional dan praktek akuntansi keuangan. Gelar sarjana di bidang keuangan atau Master of Business Administration (MBA) dapat meningkatkan peluang Anda untuk sukses dalam trading forex.
Tips dan Peringatan :

Periksa ulasan dan peringkat tentang broker forex di internet sebelum mendaftar dengan layanan. Lihatlah blog, forum dan situs yang mengumpulkan review, seperti Best Broker Forex Online. Karena pasar yang buka 24 jam sehari, mungkin sulit untuk memisahkan pekerjaan Anda dari kehidupan rumah Anda.
salam sukses 
situs terkait Forex wikipedia

Read More →